Jejak Emas Serasi Serumpun: Satu Dekade Kemitraan Akademik UIN Bukittinggi dan UNISSA Brunei Darussalam
Satu dekade bukan waktu yang singkat untuk merawat simpul persaudaraan. Dari sebuah lawatan ringkas di Bandar Seri Begawan pada 2016 hingga panggung Asian Islamic University Association (AIUA) di Jakarta medio 2026, kemitraan akademik UIN Bukittinggi dan UNISSA Brunei Darussalam menjelma menjadi salah satu model diplomasi pendidikan tinggi serumpun yang konsisten.
| Direktur Pascasarjana IAIN Bukittinggi Dr. Ismail (kiri) dan Direktur Pascasarjana UNISSA menandatangani perjanjian kerja sama disaksikan rektor kedua perguruan tinggi pada 2016. |
BUKITTINGGI — Kemitraan dua Universitas Islam Negeri (UIN) Sjech M.Djamil Djambek Bukittinggi dan Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam bermula ketika rombongan delegasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bukittinggi mendarat di Brunei Darussalam pada 2016. Di bawah kepemimpinan Rektor kala itu, Dr. Ridha Ahida—didampingi Hj Nur Aisyah, M.Ag. (Wakil Rektor bidang Kerjasama), Dr. Ismail (Direktur Pascasarjana), dan Irwandi, M.Pd. ( Pelaksana Hubungan Masyarakat)—mereka menjejakkan babak baru.
| Pimpinan IAIN Bukittinggi dan UNISSA Brunei Darussalam menandatangani MoU pada 2016. |
Diterima langsung oleh Rektor UNISSA kala itu, Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, kunjungan tersebut berbuah penandatanganan naskah kerja sama. Namun, dokumen itu tidak lantas mangkrak di atas meja arsip. Selama sepuluh tahun berikutnya, lembaran tersebut dihidupkan melalui konferensi internasional bersama, kolaborasi riset lintas batas, hingga saling silang posisi sebagai reviewer jurnal ilmiah.
Napas Baru di Bawah Kepemimpinan Baru
Roda waktu mengubah status institusi dari IAIN menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi. Memasuki usia satu dekade relasi bilateral ini pada 2025, estafet kepemimpinan beralih ke tangan Rektor Prof. Dr. Silfia Hanani. Dengan visi global yang segar, ia memperbarui nota kesepahaman demi memastikan denyut kolaborasi tidak kendur.
Puncaknya terjadi dalam perhelatan Asian Islamic University Association (AIUA) di UIN Jakarta, 23–25 Juni 2026. Pertemuan antara delegasi UIN Bukittinggi—yang diwakili Prof. Dr. Edi Rosman, Wakil Rektor Urusan Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama dan Dr. Irwandi, Kepala Pusat Hubungan Internasional —dengan Assistant Rector UNISSA, Dr. Awang Haji Hambali bin Haji Awang Jaili, menegaskan bahwa jejaring ini kian matang.
Perjalanan sejarah kedua institusi juga diwarnai dinamika kepemimpinan yang membanggakan. Universiti Islam Sultan Sharif Ali (UNISSA) Brunei Darussalam kini dijabat oleh Profesor Madya Dr. Awang Abdul Nasir bin Haji Abdul Rani, yang memimpin universitas Islam negeri pertama di Brunei tersebut. Sementara itu, figur yang lama memimpin UNISSA, Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal, kini mendapat amanah agung sebagai Wakil Menteri Pendidikan (Timbalan Menteri Pendidikan) Brunei Darussalam. Beliau dilantik langsung oleh Sultan Hassanal Bolkiah pada 4 Juni 2026.
Diplomasi Akademik di Tengah Disrupsi Global
Di tengah kompleksitas zaman yang diwarnai disrupsi teknologi dan krisis global, kehadiran forum regional seperti AIUA menjadi krusial. Perguruan tinggi Islam tidak lagi bisa tumbuh secara isolatif. Melalui konsorsium ini, UIN Bukittinggi dan UNISSA merajut poros strategis untuk menyatukan standar mutu pendidikan, mengonsolidasikan riset bersama, serta membangun ketahanan intelektual kawasan. Jaringan regional ini berfungsi sebagai laboratorium gagasan untuk menjawab persoalan umat secara kolaboratif.
Menanggapi capaian sepuluh tahun ini serta dinamika kepemimpinan terbaru, Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, menyampaikan apresiasi dan pesan khusus yang sarat makna. Bagi sivitas akademika UIN Bukittinggi, UNISSA bukan sekadar mitra institusional, melainkan saudara sekawasan yang membersamai metamorfosis kampus dari masa IAIN hingga bertransformasi menjadi UIN.
| Rektor UIN Bukittinggi, Prof Dr Silfia Hanani |
"Kerjasama selama sepuluh tahun ini bukan sekadar angka di atas kalender, melainkan wujud nyata dari kekuatan ukhuwah islamiyah dan semangat serumpun. UNISSA Brunei Darussalam telah menjadi mitra strategis yang membersamai pertumbuhan akademik UIN Bukittinggi," tutur Prof. Silfia.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Silfia juga menyampaikan ucapan selamat dan rasa bangga yang mendalam atas amanah baru yang diemban oleh Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal sebagai Wakil Menteri Pendidikan Brunei Darussalam. Ia turut menyambut hangat kepemimpinan baru di UNISSA di bawah Profesor Madya Dr. Awang Abdul Nasir bin Haji Abdul Rani.
“Atas nama sivitas akademika UIN Bukittinggi, kami menyampaikan ucapan selamat dan tahniah kepada Dr. Haji Norarfan bin Haji Zainal atas kepercayaan yang diberikan oleh Sultan Hassanal Bolkiah sebagai Wakil Menteri Pendidikan Brunei Darussalam. Ucapan selamat dan salam takzim juga kami sampaikan kepada Rektor UNISSA yang baru, Profesor Madya Dr. Awang Abdul Nasir bin Haji Abdul Rani. Semoga jembatan ilmu yang telah kita bangun selama satu dekade ini terus melahirkan generasi cendekiawan Muslim yang mencerahkan peradaban dunia,” pungkasnya penuh optimisme. [IO Media Centre]
Tags : Activity Event International International Networking News
Dr. Irwandi
Thank You
for taking the time to visit our website.
- Dr. Irwandi
- International Office of UIN Bukittinggi
- io@uinbukittinggi.ac.id
Posting Komentar